Kamis, 09 Juni 2011

Jika Suatu Saat Aku Pergi



Aku terbangun di keheningan malam
Mencoba meraih firdaus suci dengan lantai keras di bawah langit-langit bumi
Aku dijauhi peradilan ciptaan keduniawian
Mencoba berargumentasi tentang nasib dan takdir
Mungkinkah aku harus beranjak dengan damai dari perdebatan tanpa hal yang direbutkan
Di hening malam yang sunyi fikiranku menciptakan kegaduhan
Yang harus segera aku tinggalkan
Daun telingaku aku tutup dengan kedua telapak tanganku
Mencoba menutupi semua cemoohan nasibku yang tak pernah berhenti menggerogoti tubuhku
Teriakan tak bisa lagi aku jadikan senjata andalan untuk membuat nasibku hengkang dari malam-malamku dan mengganggu waktu tidurku
Ya Allah..ini sudah jam dua malam
Engkau masih membiarkanku berteman dengan kesusah payahan
Tubuhku sudah dingin
Aku  ingin tidur
Dan jika suatu saat aku pergi
Ku ingin itu yang terbaik

Hei..
 untukmu yang tengah tertidur di dunia yang mencintaimu
Tidurlah dengan nyenyak tapi malam ini aku deskripsikan  sebuah wacana untukmu
Tak sudi jikalau aku harus dipermainkan nasib
Tanyakan pada sejuta orang yang kau kenali
Apa yang mereka rasakan jika benar-benar harus menunggu sesuatu yang tak pasti
Apa kau mau kebencian menggeliat bagai akar jati di hatiku
Atau kau harus pergi
 dan kau boleh temui aku setelah hatimu tidak bimbang lagi

Untukmu yang tertidur di tentramnya hati dikelilingi orang-orang yang kau cintai
Hiduplah dengan cinta
Dan tetaplah berdherma
Mungkin tak ada pilihan hidup yang kau benci
Sehingga peduli apa kau dengan hidupku
Yang rancu
Jasadku hanya harus selalu ada untukmu
Tidak dengan bathinku yang tak pernah kau jelajahi
Bagaikan kepompong yang setelah satu windu tak pernah menjadi indahnya kupu-kupu
Benar sekali kalau cintaku tak pernah berubah untukmu
Jika suatu saat aku pergi
Aku hanya butuh waktu membenahi hati
Jika suatu saat aku pergi
Aku hanya butuh waktu menyembuhkan diri
Aku takut jika karena ini aku benar-benar tidak peduli lagi

Mati atau tetap hidupkah aku setelah ini
Pincang atau aku gusurkah kakiku setelah aku pergi

Aku mohon…
Apa lagi yang harus aku tonton dari kehidupanmu yang bukan denganku
Apa yang harus aku banggakan dari kisahmu yang bukan bersamaku

Lanjutkan segala pertimbangan
Tinggikanlah angan
Hanya Allah yang tahu
Ada apa di hatiku






1 komentar: